SEJARAH PERKEMBANGAN BIMBINGAN DAN KONSELING
A. SEJARAH PERKEMBANGAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI INDONESIA
Sejarah BK di dirikan pertama kali oleh Frank Parson. Tokoh-tokoh lain diantaranya adalah Jesse B. Davis, Anna Y Reed, Eli w Wenver, David S. Hiil, dan Clifford Beers.
Konsep bimbingan dan konseling ada sejak zaman dahulu, tetapi secara formal
pertama kali berkembang di Amerika Serikat pada awal abad ke-20 yang berfokus pada
bimbingan karir dan kesehatan mental.
masa pengenalan era 1960-1970
Dikenal istilah Bimbingan
dan Penyuluhan (BP).
1970-1990 Masa pengembangan BK mulai terstruktur. masa profesional 1990-2000 BK diakui sebagai profesi.
2000- masa komprehensif.
sekarang BK holistik dan sistematis.
Tahun 2003 istilah guru BP berubah menjadi konselor merujuk UU RI No20/2003
B. LATAR BELAKANG DAN TAHAPAN PERKEMBANGAN BK Di Madrasah
BK di madrasah berkembang karena
semakin beragamnya masalah peserta
didik serta tuntutan pendidikan yang
menekankan pengembangan akademik,
kepribadian, sosial, dan spiritual sesuai
nilai-nilai IsIam.
Tahap Tradisional:
Bimbingan bersifat nasihat keagamaan dan pembinaan akhlak oleh guru/wali kelas.
Tahap Transisional:
Mulai dikenalkan konsep BK, fokus pada penanganan siswa bermasalah.
Tahap Pengembangan:
BK lebih terstruktur dengan adanya guru BK dan program layanan.
Tahap Komprehensif:
BK terintegrasi dalam sistem madrasah dengan pendekatan
preventif, kuratif, dan pengembangan berbasis nilai Islam.
C. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN BK DI MADRASAH
FAKTOR INTERNAL
- Dukungan kepala madrasah
- Kompetensi dan profesionalisme konselor
- Ketersediaan sarana dan prasarana BK
FAKTOR EKSTERNAL
- Kebijakan dan regulasi pemerintah
- Perkembangan ilmu bimbingan dan konseling
- Perubahan sosial dan teknologi yang memengaruhi masalah peserta didik.
D. NILAI-NILAI ISLAM DALAM PERKEMBANGAN BK DI MADRASAH
- Religius : BK berlandaskan nilai keislaman dalam pembinaan kepribadian dan akhlak.
- Kemanusiaan : Menghargai martabat siswa dan membantu penyelesaian masalah secara manusiawi.
- Pengembangan Potensi : Mengoptimalkan perkembangan sosial, pribadi, dan spiritual siswa.
- Kuratif dan Preventif : Mengatasi dan mencegah masalah siswa.
- Pendidikan Karakter : Menumbuhkan sikap yang bertanggung jawab, mandiri, dan disiplin.


Komentar
Posting Komentar