DESAIN KURIKULUM.vol 3



DESAIN KURIKULUM 

Desain, apa itu desain?
Desain memiliki beberapa pengertian dalam berbagai konteks.
1.Pengertian Desain Kurikulum
   Desaian Kurikulum adalah secara bahasa kata “desain”berasal dari bahasa Inggris design,yang berarti “rancangan” atau “perencanaan”.
Desain Kurikulum berarti pola atau kerangka terstruktur dalam penyusunan rencana pembelajaran yang mencakup tujuan, isi, metode, media, asesmen, serta strategi pelaksanaannya. Desain kurikulum berfungsi sebagai pola atau pedoman dalam memilih, mengorganisasikan, dan mengembangkan pengalaman belajar di sekolah, sehingga proses pendidikan berjalan terarah dan tujuan pembelajaran dapat tercapai secara efektif.

 2.Komponen utama desain kurikulum

Empat komponen pokok desain kurikulum:
1. Tujuan
2. Materi
3. Organisasi / susunan materi & kegiatan
4. Evaluasi
Keempat bagian komponen ini saling terkait perubahan satu dapat memengaruhi lainnya2

 2. Achruh, “Komponen-Komponen dalam Desain Kurikulum,” Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 10, No. 1 (2019), hlm. 23.


3.Prinsip-prinsip desain kurikulum
  • * Relevansi (internal: tujuan, bahan, strategi, organisasi, dan evaluasi) &(eksternal: relevansi dengan tuntutan sains dan teknologi)
  •      Kontinuitas (adanya kesinambungan dalam kurikulum vertikal ‘kesinambungan antar jenjang’ & horizontal ‘keserasian antar mata pelajaran pada jenjang yang sama).
  •      Fleksibilitas (penyesuaian kondisi siswa, tempat, waktu).
  •       Efisiensi (pemanfaatan sumber daya optima)
  •       Efektivitas (tingkat ketercapaian tujuan program pembelajaran).
  •       Keseimbangan (antara pengetahuan, sikap, dan keterampilan)3

3.Muslim, Nursobah, & Erihadiana, “Prinsip-Prinsip Pengembangan Kurikulum,” Jurnal Pendas, Vol. 2, No. 1, 2021, hlm. 15-16.

4.Jenis-jenis desain kurikulum

1.      Subject Centered Curriculum (Berpusat pada Bahan Ajar): menekankan isi/mata pelajaran, peserta didik lebih banyak menghafal4

2.      Learner Centered Design (Berpusat pada Peran Siswa): menekankan kebutuhan & minat peserta didik, 5
3.      Problem Centered Design (Berpusat pada Masalah Masyarakat): fokus pada masalah sosial masa kini & mendatang; terdiri atas Areas of Living Design(Kurikulum disusun berdasarkan bidang-bidang kehidupan yang
dihadapi siswa dalam masyarakat) & Core Curriculum(Menyediakan pengalaman belajar inti yang dianggap penting dan relevan bagi semua siswa)6


4.Zainal Arifin, Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran, Bandung: Alfabeta, 2011, hlm. 76.
5. Wiggins, Grant, & McTighe, Jay, Understanding by Design, 2nd Edition, Alexandria, VA: ASCD, 2005, hlm. 56-57.
6.Oliva, Peter F., Developing the Curriculum, 8th Edition, Boston: Allyn & Bacon, 2005, hlm. 112-113.



Kesimpulan
Desain kurikulum adalah pola atau rancangan yang mengatur isi, tujuan, materi, metode, dan evaluasi pembelajaran yang mana disusun secara sistematis dengan prinsip relevansi, fleksibilitas, kontinuitas, efisiensi, dan efektivitas,dan keseimbangan,dan pendidik perlu menyesuaikan jenis desain sesuai konteks pendidikan.

 

Komentar

Postingan Populer