KONSEP DASAR SENI BUDAYA DAN KETERAMPILAN
APA ITU SENI?
Berbicara tentang seni,berarti kita berbicara tentang aktifitas .
A.Pengertian Seni Budaya dan keterampilan dalam konteks Pendidikan Dasar
Seni adalah ekspresi. Ekspresi ada dua yaitu ada ekspresi positif dan ekspresi negatif. Seni merupakan media ekspresi budaya. Budaya adalah merupakan sumber inspirasi seni. Keterampilan adalah sarana untuk mewujudkan seni dan budaya dalam bentuk karya nyata. Jadi seni adalah merupakan aktivitas manusia untuk mengkomunikasikan pengalaman batin kepada orang lain yang disajikan dalam bentuk yang indah dan menarik.
Apa perbedaan dan persamaan seni budaya dan keterampilan dengan seni budaya dan prakarya?
SBK DAN SBDP itu sama, hanya penerapan saja /letaknya yang berbeda pada kurikulum.
B.Fungsi dan peran seni dan budaya dalam pembentukan karakter peserta didik sekolah dasar
Fungsi pendidikan seni bagi anak didik dapat dikenal sebagai berikut:
1.Seni sebagai wahana ekspresi
Berekspresi dalam seni berarti menuangkan isi hati dengan menggunakan sarana gambar, gerakan, nada suara atau kata.
2.Seni sebagai sarana pengembangan/pelatihan kreatifitas.
Melakukan kegiatan pengenalan,eksperimen dalam berbagai bentuk jenis seni.
2.Seni sebagai sarana pengembangan/pelatihan kreatifitas.
Melakukan kegiatan pengenalan,eksperimen dalam berbagai bentuk jenis seni.
3.Seni sebagai sarana pengembangan bakat anak
Secara umum orang berpendapat bahwa bakat anak itu dibawa sejak lahir. Namun bakat anak ini sulit berkembang jika tidak dipupuk.
4.Seni sebagai sarana pelatihan keterampilan
keterampilan kondisional yang bersifat kreatif,produktif,dinamis,dan mampu tumbuh.
5.Seni sebagai sarana pembentukan kepribadian
kepribadian dalam seni lebih di arahkan untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap kesenian bangsanya dan mau menerima kesenian asing yang terseleksi.
6.Seni sebagai sarana implus estetik
paksaan /kepekaan citarasa keindahan dapat dibina dan ditumbuhkan.
A.Peran seni budaya dalam pembentukan karakter
Olah seni budaya komponen menjadi penting dalam membangun karakter seseorang.Kamaril Wardani dalam Kusumastuti menyatakan pendidikan seni dapat mengolah kecerdasan emosi seorang anak,karena di dalamnya mengolah semua bentuk kegiatan tentang aktivitas fisik dan cita rasa keindahan,yang tertuang dalam kegiatan berekspresi,bereksplorasi,berapresiasi.
C.Ragam seni dan budaya lokal yang dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran tingkat sekolah dasar
Seni budaya Nusantara merupakan cerminan keberagaman suku, adat, dan tradisi yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Ragam seni dan budaya Nusantara pada umumnya terdiri atas:
1.Seni Rupa
Contohnya seperti Batik dari Jawa,ukiran dari Toraja dan Jepara.
2.Seni Musik
Contohnya seperti Gamelan dari Jawa dan Bali, Angklung dari Sunda.
3.Seni Tari
Contohnya seperti Tari Saman dari AcehTari Jaipong dari Jawa Barat dan sebagainya
4.Seni Teater/Drama
Contohnya seperti Wayang kulit.
5.Seni Keterampilan/kerajinan
Contohnya seperti kerajinan dari barang bekas,anyaman.
D.Prinsip- Prinsip Dasar Pengembanagan keterampilan melalui kegiatan praktik di tingkat sekolah Dasar
4 prinsip pembelajaran yang perlukan agar tercipta suasana kondusif dan menyenangkan tersebut, yaitu:
1.Prinsip latar belakang adalah keadaan di mana siswa telah mengetahui hal lain secara langsung atau tidak langsung.
2.Belajar sambil bekerja sangat penting karena pengalaman yang diperoleh melalui bekerja tidak mudah untuk dilupakan.
3.Belajar dan bermain di membuat suasan yang menyenangkan.
4.Belajar keterpaduan perselisihan antara materi yang satu dengan materi yang lain.
A.Pengembangan Kreatifitas
Kreatifitas anak dapat dikembangkan dengan cara-cara sebagai berikut:
1. Bermain
2.Melatih kemampuan otak kanan
Mengajak anak bernyanyi,berpuisi,menggambar,dan berbagai macam kegiatan lainnya.
3.Berkreasi setiap hari
4.Memberikan pengalamn baru
5.Melatih kemampuan mendengar anak
6.Fasilitas yang mendukung kreatifitas anak
Seperti bongkar pasang,balok susun,dan puzzle.
E.Model-model pembelajaran seni,budaya,dan keterampilan
Beberapa model pembelajaran umum yang digunakan dan sesuai dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar,yaitu:
1. Pembelajaran Berbasis Proyek
Seperti pembuatan karya seni rupa,pentas musik,pertunjukan tari,atau kerajinan tangan.Contohnya seperti membuat topeng dari kertas karton bekas dan siswa membantu dalam kelompok.
2. Pembelajaran Kooperatif
Teknik dalam model pembelajaran kooperatif ini antara lain Jigsaw,fasilitator siswa,dan penjelasan.
3.Role Playing[Bermain peran]
Pembelajaran dengan cara memperagakan suatu peran atau tokoh tertentu.
4. Pembelajaran Inquiri
Pembelajaran pengamatan,penggalian informasi,hingga membuat karya sederhana,misalnya membuat pola batik sederhana di atas kertas menggunakan pensil warna atau krayon.


Komentar
Posting Komentar